Hal tersebut dituturkan oleh Prof Dr Amitya Kumara, MS, Psi, Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada dalam seminar bertajuk 'Kesulitan Berbahasa pada Siswa dan Kiat Memotivasinya'. Paparan tersebut didapatnya ketika mengikuti sebuah konferensi internasional di Washington.
"Seharusnya anak umur 2 sampai 5 tahun itu puasa dari televisi dan iPad, karena perangkat-perangkat itu dapat memengaruhi kemampuan bahasa anak," terang wanita yang lahir di Yogyakarta pada 25 Februari 1960 itu.
Dalam rentang usia tersebut kemampuan verbal anak perlahan akan terbentuk. Sayangnya proses itu dapat dikacaubalaukan oleh kehadiran televisi dan ponsel pintar. Menurut P! rof Ami, anak yang seharusnya distimulasi agar gemar membaca atau berbicara justru menjadi pasif lantaran dijejali dengan aneka tayangan dalam televisi dan permainan dalam ponsel pintar.
Beberapa aplikasi ponsel pintar memang digadang dapat membantu anak untuk belajar membaca. Misalnya saja, seperti dikutip dari Wolipop, aplikasi Super Why dan Complete Toddler Preschool. Aplikasi Super Why digadang dapat mengajak anak untuk belajar mengenal huruf, angka, mengeja, menulis, serta membaca. Sedangkan aplikasi Complete Toddler Preschool mengajak buah hati untuk mengenal bentuk dan huruf.
Namun agar anak piawai dalam berbahasa atau membaca, Ami lebih merekomendasikan peranan orangtua ketimbang piranti elektronik. Orangtua dapat menstimulasi kemampuan verbal anak dengan menceritakan sesuatu, membacakan dongeng, maupun mengajak berdiskusi.
Hal tersebut didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh pakar psikologis anak, Betty Hart dan Todd R Risley. Menurut penelit! ian mereka, kemampuan anak dalam berbahasa telah terbentuk jau! h sebelum anak memasuki masa prasekolah. Kemampuan tersebut berasal dari keluarga, terutama saat orangtua mengobrol dengan anak. Anak yang banyak diajak mengobrol memiliki kemampuan verbal yang lebih baik.
"Mari kita jujur, apakah kita menstimulasi anak-anak kita dengan membacakan dongeng, masihkan kita punya waktu? Atau apakah menyuruh mereka membaca sendiri, atau justru memberikan iPad yang katanya membantu membaca?" ujarnya dalam seminar yang diselenggarakan oleh Center for Public Mental Health, UGM, seperti ditulis pada Selasa (6/5/2014).
(vit/vit)
Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini
Source : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/3a1d64c9/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A50C0A60C1948370C25752550C130A10Cagar0Etak0Ealami0Ekesulita! n0Eberbahasa0Ebalita0Eperlu0Epuasa0Etv/story01.htm