Penasaran, peneliti bernama Sarah Roseberry itu pun memutuskan membuktikannya lewat percobaan dalam lab. Wanita yang sedang mengambil program doktor di University of Washington tersebut mengumpulkan 36 anak berusia antara 2 hingga 2,5 tahun.
Sarah dan rekan-rekannya sengaja memilih anak-anak usia ini karena di usia inilah anak masih belajar bahasa dari orang-orang di sekitarnya, bukan dari video.
Partisipan-partisipan cilik ini dibagi ke dalam tiga kelompok: kelompok pertama diminta berbincang langsung dengan beberapa orang dewasa dalam sebuah ruangan; lalu kelompok kedua diminta berbincang dengan satu orang dewasa lewat aplika! si video chat. Sedangkan partisipan di kelompok ketiga diperlihatkan sebuah video yang menunjukkan satu orang dewasa tengah berkomunikasi dengan seorang anak via video chat.
Kemudian masing-masing partisipan diperkenalkan dengan beberapa kosakata kerja baru yang janggal seperti 'meeping' yang merujuk pada 'turning' (berputar) dan 'blicking' atau 'bouncing' (melompat). Setelah mempelajari kata-kata itu, anak-anak ini diminta melihat ke layar komputer yang sudah 'terbelah dua'. Di satu sisi ada salah seorang karakter Sesame Street yang melakukan gerakan berputar atau melompat, dan di sisi lainnya, karakter yang sama melakukan hal lain.
Peneliti lalu meminta partisipan menunjuk karakter mana yang melakukan aktivitas yang sesuai dengan kosakata yang dimaksud.
Seperti dikutip dari CNN, Minggu (13/4/2014), ternyata dari situ Sarah menemukan anak-anak yang belajar kosakata baru dari interaksi langsung maupun video chatlah yang bisa menentukan aktivitas mana yang ! dimaksud kosakata tersebut. Sedangkan anak yang hanya menonton! aktivitas di dalam video tak dapat melakukan hal serupa.
Hal ini berarti anak bisa belajar bahasa hanya lewat video chat, selama ia dilibatkan dalam percakapan atau komunikasi dua arah. Namun dari studi ini, Sarah menemukan hal lain.
"Bermain gadget atau komputer tentu tidak melulu baik. Tapi bila mereka kadung lengket dengan iPad dan tablet, carilah permainan yang tak hanya menghibur tapi juga mendorong mereka untuk belajar," sarannya.
(lil/vit)
Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini
Source : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/394cab4a/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A40C130C140A2520C25536220C130A10Ctak0Eperlu0Ekursus0Evideo0Echat0Ejuga0Ebisa0Ebantu0Eanak0Ebelajar0Ebahasa0Elho/story01.htm